Kamis, Maret 18, 2010




Free web counters


Baca Selengkapnya......

Sabtu, Januari 02, 2010

PALEMBANG - KAYUAGUNG: Download Buku Membongkar Gurita Cikeas Full Version

PALEMBANG - KAYUAGUNG: Download Buku Membongkar Gurita Cikeas Full Version
http://www.ziddu.com/download/7993404/membongkar-gurita-cikeas-full-version.pdf.html

Baca Selengkapnya......

Download Buku Membongkar Gurita Cikeas Full Version

Membongkar Gurita Cikeas; Dibalik Skandal Bank Century, buku yang menghebohkan jagat raya Indonesia ini, ditukis oleh Goerge Junus Aditjondro membuat pro dan kontra. Tak ayal, buku ini baru beberapa jam sudah ditarik oleh pemilik toko buku Gunung Agung. Buku ini bisa dijadikan petunjuk yang perlu dibuktikan lagi oleh penegak keadilan.
Silahkan yang mau download buku ini versi full nya di link
SELAMAT MENIKMATI

Baca Selengkapnya......

Rabu, Desember 30, 2009

Ikuti survey, dapatkan $ 1 - 4 per survey.

Baca Selengkapnya......

Rabu, November 11, 2009

Sabtu, Oktober 24, 2009

Tahapan Kemandirian Finansial

Kompas, Minggu, 25 Oktober 2009 | 03:06 WIB

Elvyn G Masassyapraktisi keuangan

Sebagian besar orang beranggapan kemandirian finansial adalah situasi di mana yang bersangkutan tidak memiliki ketergantungan lagi dengan uang. Uang tidak perlu lagi dicari karena yang dimiliki sudah sangat banyak dan uang tersebut dalam keadaan ”mampu menciptakan uang”.

Untuk mencapai kondisi puncak di atas ada anak tangga yang mesti didaki. Ringkasnya, kemandirian finansial memiliki tahapan yang mesti dilewati untuk bisa mencapai puncak.

Tahapan pertama menuju kemandirian finansial ada pada diri sendiri, apakah mampu memandirikan logika di atas perasaan; mengatasi keinginan bersikap konsumtif, berinvestasi dengan harapan untung besar tanpa memikirkan risiko, atau berbelanja tanpa melihat kemampuan finansial. Konkretnya, jika belum bisa memandirikan logika dari pengaruh perasaan, maka relatif akan sangat sulit mandiri secara finansial.

Jadi, anak tangga pertama menuju kemandirian finansial tidak lain adalah membebaskan diri dari keinginan yang bersumber dari pengaruh perasaan dan pengaruh orang lain atau lingkungan. Contoh paling konkret adalah jika Anda bermain saham dan atau membeli berbagai produk investasi lain. Kalau keputusan Anda semata-mata didorong pengaruh bujukan penjual kepada Anda, maka Anda sebenarnya belum mampu melewati anak tangga pertama.

Tahap kedua, melepaskan diri dari ketergantungan finansial pada tahap paling mendasar. Artinya, Anda sudah memiliki penghasilan, bisa bersumber dari gaji jika Anda seorang karyawan atau pendapatan sebagai pengusaha maupun profesional.

Penghasilan tersebut bisa disebut anak tangga kedua jika nilainya lebih besar dari kebutuhan pengeluaran paling dasar, yakni sandang, papan, dan pangan. Meskipun mungkin ketergantungan Anda terhadap gaji maupun penghasilan lain sangat besar, tetapi yang lebih penting Anda tidak perlu pinjam sana-sini untuk memenuhi kebutuhan hidup dasar. Jika Anda masih terjebak berbagai utang yang tidak jelas, termasuk penggunaan kartu kredit yang terus menimbulkan defisit dalam arus kas Anda, maka Anda belum melewati tahap kedua kemandirian finansial. Karena itu, PR Anda adalah bebaskan diri dulu dari semua jerat utang dan ketergantungan terhadap pihak lain, di luar penghasilan resmi Anda.

Tahapan ketiga, kemampuan membuat perencanaan keuangan yang kemudian dijalani disiplin dan konsisten. Umpamakan, Anda sudah tidak mudah lagi dipengaruhi perasaan atau pihak lain dalam tindakan finansial Anda. Semua itu belum berarti apa-apa jika Anda tidak tahu ke mana hendak menuju. Kemandirian finansial adalah tujuan sekaligus akibat kemampuan Anda mendaki. Karena ia berupa tujuan, tentunya tujuan tersebut mesti jelas arahnya. Dengan kata lain, Anda mesti tahu sejak dini, kemandirian finansial seperti apa yang Anda inginkan.

Usia pensiun

Sebutlah kemandirian finansial yang diinginkan adalah saat memasuki usia pensiun yang bisa Anda tentukan sendiri. Pengertian usia pensiun di sini adalah ketika Anda tak perlu lagi memikirkan soal uang sebagai dampak kegiatan Anda.

Bukan berarti Anda tidak perlu bekerja atau melakukan kegiatan yang Anda sukai. Anda bisa bekerja jika Anda mau atau melakukan kegiatan sosial. Yang terpenting motif Anda tidak lagi soal uang, melainkan lebih pada kesenangan, yang membuat Anda tetap merasa hidup atau ingin lebih menikmati hidup.

Nah, jika hal itu yang menjadi tujuan keuangan Anda, maka ketika usia tersebut tiba Anda mestinya tidak lagi memikirkan uang untuk membiayai hidup. Seperti dipaparkan di atas, uang Anda bisa sangat banyak (relatif) atau uang Anda sudah mampu menghasilkan uang. Karena itu, Anda sendiri yang mesti mendefinisikan berapa banyak uang yang pas untuk membiayai kegiatan Anda tanpa perlu dicari lagi uangnya.

Anak tangga terakhir menuju kemandirian finansial adalah anak tangga implementasi perencanaan keuangan. Pada tahap ini, semua yang Anda lakukan adalah agar Anda bisa berada pada puncak kemandirian finansial. Oleh karena itu, jangan sekali-kali kembali pada anak tangga kedua, apalagi pertama, di mana kegiatan Anda masih banyak dipengaruhi orang lain ataupun perasaan. Kata kuncinya, konsisten pada tujuan keuangan yang telah dirancang dan yakin Anda bisa mengimplementasikannya.

Beberapa contoh yang bisa Anda pertimbangkan pada fase ini adalah mengkaji kembali kondisi finansial Anda, lalu hitung berapa banyak uang atau aset Anda butuhkan, kemudian aset dan uang itu bekerja untuk Anda ketika memasuki usia pensiun.

Langkah berikut, jika Anda memiliki banyak aset tidak produktif, maka aset tersebut mesti dikonversi menjadi aset produktif. Ini menjadi penting sebab besarnya aset belum tentu mendukung Anda, tetapi malah bisa jadi beban karena jika tidak produktif hanya akan menimbulkan biaya. Tentang ini sudah banyak dibahas pada tulisan terdahulu.

Selamat mencoba.

Source
http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/10/25/03064936/tahapan.kemandirian.finansial

Baca Selengkapnya......

Rabu, Agustus 19, 2009

UI Bangun Perpustakaan Terbesar di Dunia

JAKARTA – KOMITMEN pemerintah membangun infrastruktur pendidikan di tanah air mulai direalisasikan. Rencananya Indonesia membangun fasilitas perpustakaan termodern, terbesar dan terindah di dunia yang akan berlokasi Universitas Indonesia (UI) Depok.

“Ini merupakan salah satu bentuk riil dukungan pemerintah terhadap dunia pendidikan nasional,” ujar Deputy Director Corporate Communications UI Devie Rahmawati di Jakarta, kemarin. Gedung perpustakaan itu memiliki luas bangunan 30.000 m2 alias 3 hektare.

Fasilitas pendidikan tersebut terdiri dari delapan lantai dan ditargetkan selesai dibangun dalam kurun waktu kurang dari enam bulan. Pemancangan tiang perdana akan dilakukan hari ini dan ditargetkan pembangunnya selesai pada Desember 2009, ujar Devie.

Proyek yang ... merupakan pengembangan dari perpustakaan pusat yang dibangun 1986-1987 itu didanai pemerintah dan industri dengan anggaran sekitar Rp100 miliar. Gedung perpustakaan dirancang dengan konsep sustainable building. Artinya, untuk memenuhi kebutuhan energi di dalam gedung akan digunakan sumber terbarukan yakni energi matahari (solar energy).

Karena konsep yang ramah lingkungan maka nantinya di dalam gedung tidak diperbolehkan menggunakan plastik dalam bentuk apa pun. Nanti semua kebutuhan plastik akan diganti dengan kertas atau bahan lain, terangnya.

Gedung yang dirancang berdiri di atas lanskap bukit buatan dan terletak di depan danau. Bangunan itu juga didesain bebas asap rokok, hemat listrik, air dan kertas. UI mengklaim bahwa fasilitas itu akan menjadi perpusatkaan terbesar, termodern dan terindah di dunia.

Hal itu didasarkan fakta bahwa perpustakaan tersebut mampu menampung sekitar 10.000 pengunjung dalam waktu bersamaan atau sekitar 20.000 orang per hari. Koleksi buku di dalamnya akan menampung 3-5 juta judul buku. Sistem IT mutakhir juga akan melengkapi perpustakaan tersebut sehingga memungkinkan pengunjung leluasa menikmati sumber informasi elektronik seperti e-book, e-journal dan lain-lain.

Sedangkan perpaduan gaya arsitektur yang unik serta lokasi perpustakaan di tepian danau Kenanga UI yang ditumbuhi pepohonan besar berusia 30 tahun akan merupakan keindahan bagi perpustakaan tersebut, pungkas UI sambil menunjukkan maket plan bangunan itu. (zul)

Sumber: Radar Bogor, 2 Juni 2009

Baca Selengkapnya......